Gadis Luwu Utara Nyaris Jadi Korban Begal, Begini Kronologinya

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Gadis Luwu Utara Nyaris Jadi Korban Begal, Begini Kronologinya

AURA JR
Rabu, 19 Februari 2020

LUWU POS ■ Ade Ilma (22) warga Desa Cendana Putih 2, kecamatan Mappedeceng, Luwu Utara hampir menjadi korban begal motor diwilayah perbatasan desa Tarra Tallu dan Tonakka.

Ade Ilma menceritakan pada saat itu, Selasa (18/02/2020) malam sekitar pukul 20.30, dia berboncengan dengan adiknya bernama Ica (19) dari arah Masamba menuju rumahnya di desa Cendana Putih.

"Sebelum melintasi jalan depan Rutan (Rumah Tahanan), tiba-tiba ada 2 motor yang mendekati motor kami, Satu motor didepan dan satunya dibelakang," ujar Ade Ilma saat dihubungi awak media, Rabu (19/02/2020) pagi.

"Mereka berjumlah 5 orang menggunakan sarung dan terus memepet motor saya," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa setelah beberapa puluh meter melewati tikungan jalan depan rutan, kedua motor tersebut kompak mematikan lampunya.

"Saya dan adik saya sangat ketakutan apalagi kondisi jalan sepi. Kami memutuskan segera berbalik arah dan mencari perlindungan di rutan. Salah satu motor itu mengejar namun kami berhasil lolos," kata Ade Ilma

Ade Ilma merasa sudah lega setelah tiba di rutan apalagi ada petugas yang menghampiri mereka. Selanjutnya pihak keluarga menjemput mereka ditempat itu untuk kembali kerumahnya.

Menurut informasi yang dihimpun awak media, ditempat yang sama sebulan lalu pernah terjadi pembegalan terhadap seorang karyawati swasta hingga hampir diperkosa. Korban sudah melaporkan kasus tersebut ke polsek Mappedeceng.

Sementara itu, Kapolsek Mappedeceng, Ipda Arifan belum memberikan jawaban saat dihubungi lewat aplikasi whatsapp.

■ Putri Anggreani

@JBN NEWS | Jaringan Berita Nasional